SMERU Publication

Current Research | Upcoming Event | Publication
NGO Database | Links | About Us | Divisions & Staff
Visiting Scholars & Interns | Employment Opportunities | Home

Research Report
Topic: Poverty Analysis

Download Report (Bahasa Indonesia, 674 KB, PDF)

Manusia Gerobak: Kajian mengenai Taktik-Taktik Pemulung Jatinegara di Tengah Kemiskinan Kota

Abdul Ghofur

Editor
Budhi Adrianto

ABSTRAK

Laporan penelitian ini merupakan laporan sebuah studi yang memfokuskan pada kehidupan sehari-hari manusia gerobak di Jatinegara. Masalah penelitian ini muncul ketika diketahui bahwa cara berfikir mengenai kemiskinan, terutama penyebabnya, didominasi oleh dua pendekatan teoretis, yaitu budaya kemiskinan dan kemiskinan struktural. Kedua pendekatan ini sangat memengaruhi cara pandang pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Secara paradigmatis, kedua pendekatan ini bekerja pada paradigma struktural fungsionalisme yang menempatkan kaum miskin sebagai objek dan menggambarkan mereka sebagai orang-orang yang statis, malas, dan tidak berdaya; sehingga mereka memiliki batas-batas kebudayaan yang khas dan berbeda dengan batas-batas kebudayaan warga lain yang tidak miskin. Hal ini memunculkan pertanyaan lebih lanjut, yaitu di mana posisi golongan miskin, seperti manusia gerobak, sebagai aktor sosial yang aktif dan kreatif. Melalui studi ini, penulis menunjukkan bahwa manusia gerobak sebagai golongan miskin merupakan subjek aktif dan memiliki kapasitas dan potensi dalam mengembangkan taktik-taktik kreatif maupun manipulatif untuk bertahan hidup. Ciri-ciri subjek aktif tersebut ditunjukkan melalui pemaknaan-pemaknaan, seperangkat pengetahuan sebagai basis praktik keseharian, pemanfaatan jaringan sosial, dan penampilan (gaya) hidup menggelandang. Berdasarkan temuan-temuan ini, asumsi teoretis pendekatan budaya kemiskinan dan kemiskinan struktural yang menyatakan bahwa golongan miskin mempunyai budaya ternyata sulit dibuktikan karena terjadinya pembauran-pembauran yang dilakukan oleh manusia gerobak dengan aktor-aktor lain yang lebih luas.

Kata kunci: kemiskinan, pemulung, gelandangan, taktik

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
ABSTRAK
DAFTAR ISI
RANGKUMAN EKSEKUTIF
I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
1.2 Kerangka Konseptual
1.3 Permasalahan Penelitian
1.4 Tujuan Penelitian
1.5 Metode Penelitian

II. MANUSIA GEROBAK DALAM GAMBAR

2.1 Cerita Menjadi Manusia Gerobak
2.2 Tempat Tinggal
2.3 Lokasi Kerja
2.4 Kategori Kerja
2.5 Aktivitas Keseharian
2.6 Atribut-Atribut Kemiskinan

III. TAKTIK-TAKTIK MANUSIA GEROBAK

3.1 Membangun dan Mengembangkan Hubungan Sosial
3.2 Memilih Waktu Memulung
3.3 Memilih dan Menguasai Tempat
3.4 Menggelandang sebagai (Gaya) Hidup

IV. PENUTUP

4.1 Kesimpulan
4.2 Implikasi Kebijakan

DAFTAR ACUAN


_________________________________
Copyright ©2010 The SMERU Research Institute