Studi Dampak Sosial-Ekonomi Pandemi COVID-19 di Indonesia

Widjajanti Isdijoso, Asep Suryahadi, Daniel Suryadarma, Sudarno Sumarto, Syaikhu Usman, Athia Yumna , Rendy Adriyan Diningrat , Muhammad Adi Rahman, Ridho Al Izzati , Luhur Bima, Palmira Permata Bachtiar, Asep Kurniawan, Yudi Fajar M. Wahyu, Hastuti , Nurmala Selly Saputri, Rizki Fillaili, Ahmad Zuhdi Dwi Kusuma, Hafiz Arfyanto, Akhmad Ramadhan Fatah, Arjuni Rahmi Barasa, Shintia Revina, Rezanti Putri Pramana, Ulfah Alifia, Nila Warda, Michelle Andrina, Asri Yusrina, M. Sulton Mawardi, Jimmy Daniel Berlianto Oley, Ana Rosidha Tamyis, Dyan Widyaningsih, Ruhmaniyati , Nina Toyamah, Maudita Dwi Anbarani, Adinda Angelica, Hening Wikan
2020

Mitra Kerja

Project Donor/Funder: KSI - DFAT

Project Counterpart: Bappenas

 
 

Gambaran dan Perkembangan

Objective

  • Memantau dampak krisis akibat Pandemi COVID-19 terhadap kondisi social-ekonomi masyarakat, khususnya terkait: kemiskinan dan pembangunan manusia
  • Mengkaji efektivitas berbagai kebijakan/program pemerintah di bidang: perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan

 

Methodology

Terdiri dari 9 substudi, yang terbagi atas dua kelompok besar, yaitu studi berskala nasional dan sub-nasional (studi kasus).

Studi berskala nasional, terdiri atas:

  1. Simulasi dampak COVID-19 terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Metodologi: Kuantitatif – analisis data SUSENAS
  2. Dampak COVID-19 terhadap ketenagakerjaan. Metodologi: Kuantitatif – analisis data SUSENAS dan SAKERNAS, studi literature, media tracking, dan FGD asosiasi pengusaha.
  3. Monitoring implementasi kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tingkat sekolah dasar. Metodologi: (i) Kuantitatif: survey online dan (ii) kualitatif: Wawancara mendalam guru SD.
  4. Monitoring pelaksanaan program kartu prakerja. Metodologi: Kualitatif - Wawancara mendalam K/L dan penerima manfaat kartu prakerja
  5. Monitoring penyaluran BLT Dana Desa. Metodologi: Kualitatf - Wawancara mendalam dengan pemdes.

 

Studi berskala sub-nasional mengambil 5 lokasi studi kasus, yaitu Jakarta Timur (DKI Jakarta), Kab. Bekasi (Jawa Barat), Kab. Badung (Bali), Kab. Maros (Sulsel), dan Kota Kupang (NTT). Adapun studi tersebut terdiri atas:

  1. Monitoring respon kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Metodologi: Analisis konten dari hasil media tracking. 
  2. Studi efektivitas pelaksanaan program perlindungan social PKH dan BPNT dalam kerangka mitigasi dampak COVID-19. Metodologi: Kualitatif - Wawancara mendalam K/L, pemda, pemdes, dan rumah tangga
  3. Monitoring dampak COVID-19 terhadap pelayanan gizi dan kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Metodologi: (i) Kuantitatif - analisis data-data sekunder faskes, dan (ii) Kualitatif - Wawancara mendalam K/L, pemda, pejabat RS, puskesmas, dan kader desa
  4. Ketahanan sosial dan budaya masyarakat prasejahtera selama pandemic COVID-19. Metodologi: Kualitatif- wawancara mendalam komunitas lokal and migran

Bagikan Postingan Ini