Penelitian Data Awal untuk Program Rintisan Inisiatif Kepemimpinan Pendidikan untuk Raih Prestasi (INSPIRASI)

Niken Rarasati , Daniel Suryadarma, Michelle Andrina, Muhammad Adi Rahman
2019

Mitra Kerja

Donor: Tanoto Foundation

 
 

Gambaran dan Perkembangan

Latar Belakang

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Yayasan Bhakti Tanoto memiliki program Inisiatif Kepemimpinan Pendidikan untuk Raih Prestasi (INSPIRASI) yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah di Indonesia (Program INSPIRASI). SMERU diminta untuk melakukan penelitian data awal (baseline) untuk rintisan program INSPIRASI di sekolah dan/atau madrasah terpilih di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

 

Tujuan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa kondisi awal (baseline) dari kepala sekolah, guru dan siswa sebelum diimplementasikannya program INSPIRASI sesuai dengan indikator dan metodologi yang disepakati.

 

Metodologi

SMERU akan melakukan pengumpulan data di level kepala sekolah, guru dan siswa, yaitu:

a) Survey terhadap 12 praktik kepemimpinan instruksional efektif kepala sekolah, setelah dilakukan sinkronisasi dengan kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh INSPIRASI, meliputi:

  1. Reflektif terhadap tingkat kompetensi pribadi
  2. Persistensi dalam meningkatkan pembelajaran siswa
  3. Bermotivasi untuk memberdayakan guru
  4. Mampu mengatur waktu untuk lebih fokus pada pembelajaran siswa
  5. Memimpin dan mengelola pembelajaran kelas
  6. Proaktif dalam menambah pengetahuannya mengenai pembelajaran siswa
  7. Meninjau rencana pembelajaran secara rutin dan efektif
  8. Melakukan observasi kelas dan sekolah secara rutin dan efektif
  9. Mengembangan program sekolah berbasis data dan bukti
  10. Strategis dalam memimpin program sekolah
  11. Lebih berperan sebagai coaching ketimbang secara langsung memberikan instruksi kepada guru
  12. Mempergunakan hasil monitoring dan evaluasi untuk pengembangan sekolah

b) Survei mengukur sikap (attitude) guru mengenai pengembangan kompetensi dan tingkat pengetahuan mengenai praktik pembelajaran efektif serta observasi terhadap praktik pembelajaran efektif yang dilakukan guru di sekolah penerima program INSPIRASI. Jumlah guru ditetapkan secara random dan proporsional sesuai jumlah guru.  

c) Survei terhadap sejumlah sampel siswa dari sekolah penerima Program INSPIRASI dengan menggunakan instrumen Student learning Assessment (SLA) untuk mengukur tingkat numerik dan literasi siswa.


Bagikan Postingan Ini