Forum Pembangunan Daerah di Makassar Sulawesi Selatan

The SMERU Research Institute bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Bursa Pengetahuan Kawasan Indonesia Timur (BaKTI) menyelenggarakan Forum Pembangunan Daerah (FPD) di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan pada 8 Mei 2018. Kegiatan ini mengambil tema “Menuju Pembangunan Ekonomi Sulawesi Selatan yang Lebih Inklusif” dan dihadiri oleh Prof. Dr. Bambang P. S. Brodjonegoro (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas) dan Richard Mathews (Konsul Jendral Australia di Makassar), para pembuat kebijakan, anggota DPRD, akademisi, lembaga donor, lembaga nonpemerintah, praktisi, sektor swasta, media, dan pakar isu-isu pembangunan serta narasumber dan pakar dari Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah.

Forum ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog kebijakan, pertukaran informasi praktik baik dan pengalaman antara pembuat kebijakan dan para peneliti, pelaku pembangunan dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui forum ini, diharapkan para pemangku kepentingan terkait akan mendapat masukan bagi penyusunan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan ekonomi yang inklusif, khususnya di Sulawesi Selatan.

Forum dibuka dengan sambutan dari Dr. Asep Suryahadi (Direktur The SMERU Research Institute) dan Richard Mathews, dilanjutkan dengan sambutan dari Drs. H. Jufri Rahman, M.Si. (Kepala Bappeda Sulawesi Selatan). Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang mengangkat topik “Tantangan Pembangunan Inklusif di Sulawesi Selatan” dan dua sesi talk show dengan topik “Dialog Kebijakan Pembangunan yang Inklusif” dan “Dialog Kebijakan Pembangunan Ekonomi yang Inklusif.”

Diskusi diawali dengan pemahaman bahwa pembangunan ekonomi inklusif harus melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk masyarakat miskin, dan menyediakan akses yang sama bagi semua anggota masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan. Para panelis menjelaskan, antara lain, tentang pertumbuhan ekonomi, tingkat ketimpangan, dan indeks pembangunan manusia di Sulawesi Selatan.

Menjelang akhir acara, Dr. Asep Suryahadi memberi paparan yang berisi kesimpulan dari sesi diskusi dan talk show. Beliau menjelaskan bahwa perlu lebih banyak inovasi yang digalakkan untuk terus meningkatkan kesejahteraan kelompok miskin secara signifikan dan mengakselerasi pertumbuhan. Selain itu, diperlukan juga adanya keberpihakan kepada kelompok marginal yang didukung oleh kebijakan-kebijakan yang mendorong lingkungan usaha kondusif.

Acara diakhiri dengan pidato kunci dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Prof. Dr. Bambang P. S. Brodjonegoro yang menyatakan harapannya agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat mengadopsi rekomendasi kebijakan yang telah didiskusikan pada acara ini.

Kami mengundang Anda untuk mengunjungi situs web SMERU untuk mengakses materi seminar, seperti dokumen presentasi (.pdf) dan video seminar melalui tautan berikut: http://bit.ly/ForumPembangunanDaerah-2018

Jika Anda ingin melihat dokumentasi foto selama penyelenggaraan acara seminar, silakan mengunjungi halaman Facebook The SMERU Research Institute (www.facebook.com/SMERUInstitute).